jump to navigation

Penerjemah dan Sindrom Carpal Tunnel September 13, 2009

Posted by mazdink in Artikel.
Tags:
trackback
Face

Apakah anda rutin dan intensif menggunakan komputer? Pernahkah anda merasakan sakit pada pergelangan tangan dan berkurangnya kekuatan saat menggenggam benda? Atau anda merasakan mati rasa pada tangan yang dominan? Jika ya, berhati-hatilah karena anda kemungkinan anda telah terkena Sindrom Carpal Tunnel. Beberapa waktu yang lalu saya merasakan sakit pada pergelangan tangan kanan (tangan dominan) dan peletihan otot dimana saya tidak mampu menggenggam sebuah benda dengan kekuatan penuh bahkan untuk memotong kuku dengan alat saya tidak bisa melakukannya. Awalnya saya pikir ini hanya gejala biasa yang akan sembuh dengan sendirinya.

Sampai pada suatu hari seorang klien langganan saya, yang kebetulan seorang dokter, membawakan job terjemahan tentang penyakit saraf yaitu sindrom “Carpal Tunnel”. Selama menerjemahkan job ini saya teringat terhadap penyakit yang saya alami sebab tanda dan gejala serta penyebab sindrom Carpal Tunnel sangat mirip dengan yang saya alami. Setelah menyelesaikan order ini saya berkesimpulan bahwa ternyata selama ini saya sudah terkena Sindrom Carpal Tunnel.

Sindrom carpal tunnel (CTS) merupakan kumpulan gejala dan tanda karakteristik yang terjadi setelah penjebakan saraf medianus dalam carpal tunnel. Gejala-gejala yang lazim mencakup mati rasa, parestesia, dan nyeri dalam distribusi saraf medianus. Gejala-gejala ini bisa disertai atau tidak disertai oleh perubahan-perubahan objektif dalam hal sensasi dan kekuatan struktur-struktur pada tangan yang dilewati saraf medianus.

Sindrom ini tidak fatal, tetapi bisa mengarah pada kerusakan saraf medianus yang tidak dapat disembuhkan dimana konsekuensinya adalah lumpuhnya tangan jika tidak diobati.

Gejala yang paling umum mencakup tangan tidak berfungsi atau benda terlepas dari genggaman tangan tanpa disadari, serta mati rasa dan sensasi geli (tingling). Gejala-gejala biasanya sementara dan terkait dengan aktivitas tertentu (misal: mengoperasikan komputer, mengemudi, membaca surat kabar, menjahit dengan tangan, mengecat).

Salah satu penyebab sindrom ini adalah faktor pekerjaan, yaitu aktivitas-aktivitas yang melibatkan:
(1) penumpuan kekuatan yang lama pada pergelangan tangan,
(2) posisi ekstrim telapak tangan yang lama,
(3) pergerakan berulang dengan frekuensi tinggi, dan
(4) keterpaparan terhadap getaran

Sebagai seorang penerjemah, saya sangat intensif dalam menggunakan tangan (pergelangan tangan) untuk mengetik dan menyunting hasil-hasil terjemahan setiap hari. Tak kurang dari 5 jam waktu saya habiskan setiap harinya dengan mouse atau keyboard. Sebelum mengetahui tentang sindrom Carpal Tunnel ini saya tidak pernah memperhatikan posisi tangan saat mengetik maupun saat memegang mouse. Yang ternyata bahwa sindrom Carpal Tunnel ini dapat dicegah dengan mengatur sedemikian rupa cara memegang mouse dan keyboard agar kekuatan tidak menumpu pada pergelangan tangan.

44599

Setelah klien saya yang dokter itu datang untuk mengambil hasil terjemahannya, saya menceritakan bahwa penyakit yang terjemahkan itu ternyata telah mengenai saya selama ini. Dia cukup terkejut tetapi kemudian bisa mengerti karena kondisi pekerjaan saya. Dia menyarankan saya untuk fisioterapi sebelum penyakitnya menjadi parah. Tetapi dalam dokumen yang saya terjemahkan itu disebutkan bahwa Sindrom Carpal Tunnel bisa diterapi dengan terapi fisik yatu dengan melakukan program senam aerobik. Bersepeda atau olahraga lain yang memberikan tegangan pada pergelangan tangan kemungkinan harus dihindari.

Alhamdulillah setelah rutin berolahraga (aerobik) dan mengatur posisi tangan sedemikian rupa selama memegang mouse dan mengetik agar kekuatan tidak bertumpu pada pergelangan tangan, mengurangi minum kopi (kafein), saya mulai merasa membaik dan perlahan-lahan saya sudah bisa menggenggam kembali dengan kuat seperti semula.

Bagi anda yang rutin dan intensif menggunakan komputer, American Academy of Orthopaedic Surgeons telah menemukan bahwa senam gerakan pergelangan-tangan saat memulai pekerjaan dan selama waktu-waktu jeda bisa membantu mencegah sindrom carpal tunnel. Agar menjadi efektif, senam gerakan pergelangan-tangan ini harus dilakukan saat memulai setiap jenis pekerjaan dan setelah jeda di masing-masing jenis pekerjaan. Senam gerakan pergelangan-tangan telah dibuktikan mengurangi tekanan saraf medianus dan mengurangi kemungkinan terjadinya sindrom carpal tunnel.

Pekerja yang intensif menggunakan tangan harus melakukan senam pemanasan selama lima menit sebelum memulai bekerja, seperti halnya atlet lomba lari yang meregangkan otot sebelum berlari untuk mencegah cedera.

Berikut gerakan-gerakan senam pergelangan-tangan yang dimaksud:

Ulurkan kedua tangan ke depan dengan kuat sampai lurus dan angkat kedua pergelangan tangan dan jari-jari tangan hingga dalam posisi tegak lurus dengan uluran tangan. Tahan sampai 5 kali hitungan.
Luruskan kedua pergelangan tangan dan lemaskan jari-jari tangan selama 5 kali hitungan.
Kepalkan kedua telapak tangan. Tahan sampai 5 kali hitungan.
Selanjutnya bengkokkan kedua pergelangan tangan ke bawah sambil tetap mengepal. Tahan sampai 5 kali hitungan.
Luruskan kembali pergelangan tangan, buka kepalan dan lemaskan jari-jari sampai 5 kali hitungan.
Ulangi setiap gerakan 10 kali lalu biarkan kedua lengan anda tergantung bebas dan goyang-goyangkan selama beberapa detik.

Sumber gambar: http://www.eatonhand.com/hw/ctexercise.htm

Comments»

1. Menerjemah sambil menimba ilmu « Penerjemah Online Inggris-Indonesia - September 3, 2010

[…] saya peroleh dari proses menerjemahkan. Salah satu contohnya seperti yang pernah saya tulis di artikel ini, ketika saya mengalami gejala sindrom “Karpal Tunnel”. Saya baru menyadarinya setelah […]

2. penerjemah - November 9, 2012

wah anjuran dan tips yang menarik pelepasan peregangan setelah seharian nulis di kantor


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: