jump to navigation

Tarif Penerjemah Online January 30, 2009

Posted by mazdink in Penerjemahan.
Tags: ,
trackback

Seperti halnya dengan semua industri jasa lainnya, tarif dalam penerjemahan menempati posisi penting. Akan tetapi, sampai sekarang belum ada kekuatan hukum yang mengikat penentuan tarif terjemahan sehingga tarif yang ada sangat bervariasi, tergantung pada si penerjemah dan klien mereka. Meski demikian, Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) telah memberikan tarif acuan untuk terjemahan English – Indonesia senilai Rp. 50.000 per 1.500 karakter (termasuk titik, koma dan spasi) halaman jadi. Sebagian penerjemah masih merasa berat mengadopsi tarif ini karena pertimbangan klien, dan sebagian lainnya telah mengadopsi tarif ini bahkan tidak kurang yang memasang tarif lebih. Untuk internasional, tarif yang biasanya dijadikan standar adalah USD 0,05 per kata teks sumber, atau jika disepadankan dengan tarif acuan HPI nilainya sekitar Rp. 90.000an per lembar halaman jadi. Terlepas dari tarif-tarif acuan ini, hal yang sebenarnya mendasari penentuan tarif ini adalah klien. Sehingga sangat wajar jika seorang penerjemah melakukan diskriminasi tarif berdasarkan tipe klien mereka. Dengan pertimbangan ini pula saya menetapkan tarif terjemahan dalam beberapa kategori klien:

Tipe Klien English -> Indonesia (per lembar / 200 kata teks target) Indonesia -> English (per lembar / 200 kata teks target)
Personal dan Mahasiswa Rp. 15.000 Rp. 25.000
Instansi dan Organisasi Rp. 20.000 Rp. 40.000
Internasional Rp. 30.000 Rp. 60.000

METODE PEMBAYARAN Pembayaran Panjar Mengapa membayar panjar? Dalam penerjemahan yang diperdagangkan adalah jasa bukan barang, dan memerlukan waktu untuk menyelesaikan pesanan klien. Bisa Anda bayangkan bagaiman seandainya jika sebuah order telah dikerjakan dan diselesaikan dengan sepenuh tenaga dan pikiran tetapi ternyata klien membatalkan order tersebut, yang lebih parahnya lagi, tanpa ada pemberitahuan kepada si penerjemah. Olehnya itu dalam penerjemahan diberlakukan sistem panjar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Akan tetapi, pembayaran panjar bisa menimbulkan konotasi lain bagi klien yang sama dengan kekhawatiran penerjemah. Untuk menetralkan anggapan-anggapan ini, panjar yang harus dibayar muka oleh klien cukup 30% dari harga total (sesuai jumlah halaman jadi yang diestimasi), ini khusus bagi klien baru. Adapun klien lama, yang telah beberapa kali mengajukan order/project, maka pembayaran panjar bukanlah suatu keharusan. Pelunasan Pelunasan atau pembayaran total biaya terjemahan dilakukan setelah order/project diselesaikan sesuai deadline. Untuk order dari personal/mahasiswa dan institusi/organisasi dalam skala kecil, hasil terjemahan akan diproteksi dengan password, dan password diberitahukan setelah pembayaran biaya terjemahan diselesaikan. Pembayaran dilakukan lewat transfer rekening BNI penerjemah (akan diberikan saat dibutuhkan).

Comments»

1. 4lifetransferfactorindonesia - March 8, 2009

salam kenal ya,

kalau mau terjemahin vcd bisa ngak ya, di dalamnya dokter berbincang pakai bahasa inggris, mau di terjemahin ke bahasa indonesia pakai teks atau dubbing , berapa tarifnya kirim detail ke ryan.4life@yahoo.com.

Thanks

2. Masdin - March 9, 2009

@4lifetransferfactorindonesia: Maaf mas, untuk saat ini saya belum menerima order penerjemahan video atau subtitle. Jika mas belum mendapatkan penerjemah yang cocok, saya sarankan masuk ke milis Bahtera dan posting lowongan ini (sertakan “mohon izin moderator”) pada awal postingan.

Salam kenal….

3. astuti - May 15, 2009

klo bleh tau, anda lulusan PT mana?
Brp tahun pngalaman anda?pernah tinggal n blajar di luar negeri?
kmi mau nerjemahin teks buku kuno

4. mazdink - May 15, 2009

@astuti: untuk detail informasi pribadi saya, silakan downlad CV di sini => http://geocities.com/masdinalsadi/cv.pdf

5. Sulphisia - June 20, 2009

Saya masih kuliah di Fakultas Kedokteran semester akhir. Bulan September tahun ini, jika Tuhan mengijinkan, saya akan disumpah dan menjadi Sarjana Kedokteran.
Saya sangat tertarik untuk bisa menjadi penerjemah lepas. Saya pernah mengikuti les bahasa Inggris di LB-LIA dan sudah lulus sampai tingkat terakhir, Advance 4.
Saya mampu berbahasa Inggris baik sacara aktif maupun pasif. Saya juga terbiasa membaca buku-buku berbahasa Inggris. Baik buku-buku fiksi maupun buku-buku kuliah Kedokteran.
Jika saya diberi kesempatan untuk bisa jadi penerjemah lepas, tentu saya akan sangat senang sekali. Karena akan saya manfaatkan sebagai uang tambahan selama mengikuti kegiatan ko-ass.
Atas perhatiannya, saya mengucapkan terimakasih.

6. SYAFRUDDIN SE - August 14, 2009

frankly, your prices still low because low prices sometimes reflect low quality, low education, low commitment, low professionalism. you must continue your study in order to improve your profession. i hope you always open toward critics because they will give you precious ways to improve your old ways.

7. Mas Ivo - October 3, 2009

Ada yang aneh … apakah ini strategi dagang … bIasanya orang yang diserang terus / dijadikan pesakitan akan mengundang simpati …

Pak Syafruddin SE jika memang Anda ada komplain … tolong diungkap saja di sini … masalahnya apa …. hasil terjemahan yang buruk itu mana ….mari kita bahas …. kalimat per kalimat atau kata per kata …. biar jelas maksud kalimat negatif dari Bapak ….

8. yasir maqosid - December 1, 2009

Wah mantap juga ya….
Kalau saya penerjemah Bahasa Arab, kayaknya belum ada orderan internasional tuh.
Salam kenal aja…

9. itikurih - January 15, 2010

@4lifetransferfactorindonesia, untuk terjemahan model subtitling atau transcripting dari mp3 atau movie seminar, lecture, dialog, etc. ke sini aja: myaurum@yahoo.ca

10. translate - January 27, 2010

wah, mantap. Makasih infonya mas🙂

11. Djoko Suhandik - April 12, 2010

Being a translator is a promising job just like Mr. Masdin. “JUST INFO”, one of translators like me can enlive my family. Let it be known !!! only in one month much money is walking into my pocket, so what do you have in mind?

Best regards,
Djoko Suhandik

12. Feb8 - October 8, 2011

Bagaimana cara jadi translator profesional?

13. Kakang - February 23, 2012

Pak Syafruddin SE, anda penerjemah? Mohon diperiksa kembali bahasa Inggrisnya.

14. wie - April 21, 2012

mas din gimana caranya ikut gabung jd penerjemah kyk mas?

15. wie - April 21, 2012

pengen mandiri en punya penghasilan ‘sedikit lebih’ buat my mom yg gi butuh ‘biaya tambhn’….

16. wie - April 21, 2012

sorry ne jd curhat. sy lulusan s1 bhs n sastra inggris. saat ini mengabdikan diri sbg pengajar bhs inggris di sekolah. kl da informasi low translator, tlg krm e-mail ke dhewielittrel@yahoo.co.id thhnx

17. alanissa - May 2, 2012

I’m a translator and interpreter as well, trust me this job is amazing. You can do it at home or as interpreter you will see many people and it’s fun. Let’s share experiences🙂

18. David Jerry - July 26, 2012

Hi, I am David Jerry. I am a translator for GITEC Germany. I have been translating as well as interpreting since 2003. Right now I have a lot of free time since the Company I am working for has almost finished its work here in Indonesia( Palembang). Mr. Masdin, please let me know when there are big projects in your hand. For other translators and interpreters, nice to know you.

19. Liani - August 29, 2012

@mazdink: mau tanya donk, tarif ini berlaku untuk penerjemah yg sudah tersumpah atau penerjemah biasa ya?😀 takut salah acuan. Thanks before🙂

David Jerry - August 29, 2012

Dear seeker:

Kita tidak tahu berapa biaya penerjemah tersumpah. Kita hanya melaksanakan penerjemahan yang akurat dengan biaya sedemikian.

Thanks for asking.

David Jerry

________________________________

20. Kira Chan Kawaii - January 5, 2013

Saya baru lulus dari jurusan bahasa dan sastra Inggris, dari dulu saya sudah sangat berminat untuk menjadi penerjemah, namun saya belum tahu bagaimana caranya memasarkan jasa penerjemahan ini. Mohon bimbingannya Maz Dink dan seluruh rekan2 penerjemah ….

21. mazdink - January 5, 2013

@Kira Chan Kawaii: Hi, ini ada artikel menarik dari mbak Femmy tentang cara merintis karier sebagia penerjemah. Check it out => http://femmys.wordpress.com/2007/10/30/cara-merintis-karier-sebagai-penerjemah-lepas-buku/

Kira Chan Kawaii - January 5, 2013

terimakasih link nya mas, tapi saya ingin menjadi penerjemah seperti Maz Dink, yg menerima order secara online, mohon bimbingannya.

22. mazdink - January 5, 2013

@Kira Chan: proporsi order offline yang saya terima saat ini masih jauh lebih besar dibanding order lewat online, sekitar 70:30%. Untuk membuat jasa penerjemahan online tentunya Anda butuh sebuah website/blog yang memuat semua yang terkait dengan jasa penerjemahan Anda. Sebelum menerima order lewat online saya sudah banyak menerjemahkan order lokal yagn kebanyakan dari mahasiswa S2 dan S3. Kalau kualitas terjemahan kita baik, jasa pernejemahan kita akan berkembang lewat rekomendasi dari mulut ke mulut sehingga tidak perlu promosi khusus.

Kalau memang merasa sudah mampu, mulai aja terima orderan. Awalnya memang sulit untuk memasarkan jasa penerjemahan kita sebagai penerjemah pemula, tapi bisa dilakukan dengan menempel selebaran di tempat2 strategis, atau bekerja sama dengan jasa-jasa pengetikan/print/fotokopi yang sering dikunjungi mahasiswa.

23. nanning03 - February 21, 2013

makasiH mazdink atas artikel ini
saya bkn profesional penerjemah tp mahasiswa yg pengen menerjemahkan kek anda. sdh bbrp proyek saya krjakan belakangan ini (bkn tgz pribadi) khusus di bidang kesehatan..
mohon pencerahanx agar bisa memperoleh pekerjaan2 yg seperti anda miliki.. kiat2 merintis usaha terjemahan ini..

terima kasih sebelumnya

24. devi - April 21, 2013

Salam kenal aja, pak.. 🙂

25. Dini erha - March 15, 2014

salam kenal..
nama saya dini. saya sudah jadi ‘tukang translet’ sejak 2007 sampai sekarang. saya ingin posting online jasa terjemahan saya [khusus kedokteran-umum ataupun gigi] tapi kayaknya kalah di kualifikasi bahwa harus memiliki pendidikan atau kursus berbahasa..karena sy otodidak, tidak pernah kursus, cuma berbekal status ‘calon dokter’ dan pelajaran english semasa sekolah.

memang benar kata mas mazdhink..”kalau terjemahan kita bagus, promosinya cukup dari mulut ke mulut.” itu sudah terbukti-tanpa pendidikan/kursus. Tapi karena sudah ibu-ibu dan waktu terbatas, saat ini saya hanya berkutat dengan proyek dari dokter bedah atau residen saja, tidak menerima dari koas lagi [kecuali teman].

yg mau saya tanyakan..temen saya bilang..tarif sy masih terlalu rendah untuk terjemahan medis. saya mematok 8500 [residen] sampai 10rb [untuk dokter bedah] per lembar. sebagai profesional, bagaimana menurut anda, seharusnya tarifnya berapa?

wassalam,
dini.

26. Dini erha - March 15, 2014

btw, sy jg tinggal di makassar, walaupun bukan orang makassar. hihi..

27. Masdin - March 15, 2014

Salam Penerjemah, mbak Dini!

Tabel tarif di atas sudah lama tidak diperbaharui. Untuk saat ini tarif untuk klien personal berkisar antara Rp9rb-Rp11rbu. Kebetulan kebanyakan klien saya juga adalah dokter, khususnya yang sedang ngambil spesialis. Sebenarnya saya mau naikkan tarif sesuai tarif yang digunakan oleh banyak rekan penerjemah khususnya di Jawa, tetapi tarif segini saja sudah banyak yang mengeluh kemahalan, sekalipun dari dokter. Jadi intinya kebijakan tarif kita sebaiknya mempertimbangkan juga tipe klien kebanyakan yang menggunakan jasa penerjemahan kita, dengan tetap mempertimbangkan penyesuaian tarif dari waktu ke waktu.

28. Cah Yogya - March 22, 2014

Bisnis ini sangat menginspirasi saya mas, bagaimana sebuah keahlian sekarang sudah bisa dijual di Internet, semoga sukses.. salam Persahabatan dari Cah Yogya

29. Ardine - March 27, 2014

Selamat malam mas.. Nama saya Ardine, mahasiswa Fakultas Kedokteran tingkat akhir. Kini saya sedang menggeluti penerjemahan buku-buku dan jurnal kedokteran, meski baru lokal saja di antara teman-teman dan residen. Saya telah mendalami “profesi” part-time ini selama kurang lebih 2 tahun.. Jika saya ingin menjadi freelance penerjemah dari penerbit buku kedokteran (syukur2 mendapat kontrak tetap, hehe) , kira-kira ke mana ya saya harus menghubungi? Saya sudah siapkan CV dan contoh-contoh hasil terjemahan. Memang tentang terjemahan saya belajar otodidak, berawal dari kebiasaan baca textbook n jurnal bhs inggris.. apa saya masih ada peluang ya mas. Buat infonya makasih banyak.🙂

30. CAHYOGYA.com - July 10, 2014

Mahal juga ya.. boleh ini buat bisnis sampingan..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: